Jangan Cari Tuhan di Kuburan

Abel K Widodo

@abelkrw

1 min
Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: ”Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: ”Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepadanya: ”Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: ”Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” Kata Yesus kepadanya: ”Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: ”Rabuni!”, artinya Guru. Kata Yesus kepadanya: ”Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.” Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: ”Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
Yohanes 20:11-18

Jangan Cari Tuhan di Kuburan

Ayat ini menggambarkan suasana duka yang mendalam setelah kematian Yesus, namun juga membawa pesan penting yang berharga, salah satunya:

Carilah Allah yang hidup, bukan tradisi nenek moyang atau supertisi

Kita belajar bahwa penting untuk mencari hubungan yang hidup dengan Allah, daripada hanya mengikuti tradisi atau kepercayaan nenek moyang. Selain itu, kita harus memperhatikan bahwa doa kita seharusnya ditujukan untuk orang yang masih hidup, bukan untuk memuja orang yang telah meninggal. Dengan demikian, kita diajak untuk hidup dalam hubungan yang aktif dengan Allah dan melayani sesama hidup dengan kasih.

Reflections

(0)

No reflections yet. Be the first to share your thoughts! ✨

Share Your Reflection

0/500